Kamis, 08 Maret 2012

bosan

kosong. Kayanya kosong banget hidupku sekarang, gitu-gitu aja, kerja-kuliah-nongkrong-jalan gitu doang. Bukannya nggak bersyukur, tapi kayak berasa ada yang hilang gitu, cuma nggak tau apa yang hilang , mau di cari juga nggak tau apa yang mau di cari.

Kadang yah, berasa capek banget, kadang pengen pergi sebentar trus balik lagi. Pergi jauh, sendiri, ketempat yang belum pernah ku datengin, ketemu orang-orang yang yang baru, suasana baru, intimya sekarang aku lagi berasa jenuh.

Dosa kali ya, bersyukur, cuma ya aku nggak tau mesti apa....

Kerjaanku ya gitu-gitu aja paling cuma galau gara-gara customer, kuliah ya sama gitu-gitu juga.
Dia, ah aku nggak punya siapa-siapa yang bisa di bilang dia.

Pengen banget ada yang baru di hidupku, entah apa kek gitu, y pokoknya aku pengen ada yang baru aja.


Rabu, 15 Februari 2012

semua tentang dia

Dia , dia itu apa adanya, sangat amat apa adanya. Lucu, konyol, berantakan, tapi dia selalu seperti apadanya dirinya. Tutur katanya, kelakuannya, semuanya mencerminkan siapa dia. Sayangnya, dia terlalu penakut untuk mengambil sebuah keputusan.

Aku tau siapa dia, seperti apa dia, bagaimana dia, apa saja yang dilakukannya, semua dilakukannya dengan tulus, terkadang dia sedikit mengeluh, tapi hanya sebentar, hanya sekedar untuk menghilangkan rasa yang mengganjal di hatinya.

Dia memang tidak sempurna, aku tau persis seperti apa pergaulannya, bebas, sangat amat bebas, tanpa batasan, tanpa larangan. Tapi, dia selalu tau bagaimana membatasinya.

Sayang, ya mungkin dulu aku menyayanginya, sekarang mungkin aku membutuhkannya.

Banyak hal yang kulalui dengannya, senang, susah, sakit, menyakiti, disakiti, dia bahkan hampir mengetahui seluruh hidupku, dan bagaima aku.

Memang, aku mengenalnya belum terlalu lama, tapi entahlah apa ini. Kadang berniat untuk mengakhiri, tapi, sekali lagi akan kembali seperti semula.

Entahlah apa yang sedang di rencanakan Tuhan untukku dan dia, tapi satu hal yang selalu aku ingat sampai saat ini, dia selalu datang di saat aku kadang berniat untuk pergi dan megakhiri semuanya, dia selalu datang, dan selalu menjadi penguat bagiku tanpa pernah di sadarinya.

Dan sekarang setelah berbulan-bulan tanpa komunikasi, dia kembali, di saat yang aku lemah, lelah dan ingin pergi, dia kembali setelah berjanji untuk mengakhiri semuanya, entah untuk apa dia kembali, tapi kuharap kali ini menjadi lebih baik dari sebelumnya, karna mungkin dia penguat bagiku.

Dan satu hal yang tak bisa ku bohongi, aku terlalu lemah tanpa dia.
Dia bukan mantan pacar, atau pacar, atau calon pacar, tapi dia penguatku.

Sabtu, 04 Februari 2012

sayangnya itu dulu

Dulu, kemana-mana selalu bertiga, berlima, rame-rame pokoknya. Dulu kalau ada masalah, ada banyak tempat curhat. Dulu, sayangnya itu cuma dulu.

Sekarang jadi hidup masing-masing, apa-apa sendiri-sendiri, kalau ngmong seperlunya, kalau ketemu kayak orang nggak kenal.

Masalah nggak jelas, tiba-tiba langsung aja ngejauh. Jadi kayak berasa mundur teratur aja dari hidupnya sendiri. Kamu itu sahabatku, tapi sekarang kamu kemana? masalahmu apa? kenapa kamu tiba-tiba ngejauh?

Aku salah, kalau memank salah kenapa nggak ngmong coba?
Aku kangen sama kamu...
Kamu sahbatku

Selasa, 24 Januari 2012

Perempuan

Menjadi perempuan itu tidak semudah yang di bayangkan oleh lelaki. Dulu bahkan sekarangpun masih banyak yang berpikir bahwa perempuan itu di lahirkan hanya untuk 3 hal yaitu memasak, melayani, dan melahirkan. Dan tidak sedikit pula laki-laki yang memandang perempuan sebelah mata. Buat, mereka perempuan itu ada untuk dinikmati.

Perempuan tidak hanya dilahirkan untuk itu, perempuan dilahirkan untuk bisa menjadi lebih dari itu. Ada banyak perempuan yang saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan apa yang bisa didapatkan lelaki. Mereka ingin mendapatkan pedidikan dan pekerjaan yang sama seperti yang didapatkan oleh lelaki, dan tidak pernah melupakan kodratnya sebagai perempuan.

Para lelaki juga sering menganggap, bila mereka memiliki uang maka mereka akan dengan mudah medapatkan perempuan yang diinginkannya.
Padahal, bila seorang perempuan mendapatkan lelaki seperti itu, mereka hanya akan merasakan kecewa, karna bukan uang uang yang mereka cari.

Perempuan tidak dilahirkan untuk memuaskan nafsu lelaki, perempuan itu dilahirkan untuk menjadi pendamping bagi lelaki. Perempuan bukan alat pemuas nafsu lelaki.

Sulitnya menjadi perempuan adalah saat di mana ia menempuh pendidikan yang tinggi, mendapatkan pekerjaan, lalu menikah dengan seorang lelaki yang diyakininya, dan saat menikah dia harus menjalankan kewajibannya menjadi istri, dan bila ia beruntung ia akan menjadi seorang ibu yang harus berjuang untuk melahirkan, lalu merawat dan memebesarkan anaknya. Sebenarnya, di balik semua kesulitan yang dihadapi oleh perempuan semasa hidupnya , adalah suatu kebahagiaan baginya.

Senin, 23 Januari 2012

Masalah

Bermasalah sama temen, suka sama pacar orang, miss-komunikasi sama orang-orang di sekitar, hal yang sebenarnya nggak baik tapi,  sudah menjadi kebiasaan buat kita.

Masalah sama temen  aapalagi kalau yang bermasalah sma kita itu sahabat atau temen deket, sumpah rasanya nggak enak banget. Pengen negur tapi gengsi, di tegur malah di cuekin, dua-duanya sama-sama nggak enak. Dan pasti ngerasa kalau kita yang yang paling benar. Apalagi kalo ternyata dia itu satu kelas, satu kerjaan, satu ekskul, atau satu kegiatan sama kita, yang pasti hal-hal menyenangkan dan ternyata masih menyangkut dia, pasti nggak bkalan jadi seru lagi, pengennya tuh ya langsung pergi aja, trus nggak ngeliat dia. Tapi, sebenarnya kita pasti kesepian, kangen sama dia, sayangnya kebanyakan dari kita malah memilih diam sampai masalah itu meledak kayak bom waktu dan menghancurkan semuanya. Kalau aja otak dan logika kita nggak dikuasai sama perasaan egois, mungkin kita bakalan baik lagi kayak dulu, atau mungkin jauh lebih baik dari yang dulu.

Suka sama pacar orang, susah banget kalo udah ngalamin hal itu, dan hampir kebanyakan dari kita juga pernah ngalaminnya. Kita juga pasti mikir, kalo aja perasaan itu bisa di kendalikan kita nggak bakalan  mau buat suka sama orang yang udah punya pasangan. Sayangnya perasaan itu muncul gitu aja tanpa kita pengen dan kita sadari. Dan juga  karna cinta itu datang di saat waktu, tempat dan keadaan yang salah. Kalaupun si dia ngasih respon ke kita, ya tetap aja di mata orang kita yang salah. Udah tau tu orang punya pacar eh malah masih juga di deketin. Yah, apapun alasannya suka sama pacar orang itu salah, walaupun si dia bilang udang nggak sayang lagi sama pacarnya, yah pasti kita salah, karna kita ada di waktu , tempat dan posisi yang belum tepat.

Semua hal itu ada jalan keluarnya asal diselesaikan pake kepala dingin, bukan pake emosi. Dan terkadaang kita harus membuat atau menciptakan "jalan" untuk kita sendiri.





Minggu, 15 Januari 2012

Serba salah

Dalam pergaulan nggak munafik kalau kita pasti ada nggak sukanya sama temen kita. Mau bilang takut malah nanti jadinya dia salah paham terus malah musuhan. Tapi, kalo nggak bilang malah bikin sakit hati. Serba salah. Dan kalo lama di diemin malah jadi bom waktu, tinggal tunggu berantem, terus musuhan.

Mau nggak mau ya kita musti omongin semuanya, biar antara satu dan lainnya saling ngerti. Kita juga nggak sempurna loh, bisa jadi temmen kita juga nggak suka sama kita trus dia juga sama kayak kita cuma mendem tapi sakit hatinya nggak ketulungan.

Dan saat dibicarakan jangan sampe kebawa emosi deh, kalo kebawa emosi, y bakal berabe urusannya.

Lebih baik kamu ngomong langsung sama orangnya daripada kamu cerita ke orang lain, tapi orang lainnya malah nggak bisa dipercaya. Dan, kalaupun kamu butuh temen curhat ya , jangan sebutin namanya, cukup bilang temen aja. Karna kekurangan temanmu itu aib, dan ngomongin aib orang itu nggak baik.

Kamis, 12 Januari 2012

seks or love

Aku udah banyak ngalamin, denger cerita , baca di berbagai artikel, TL, status FB tentang seks dan cinta. Cinta sama seks emang nggak pernah bisa dipisahin soalnya sama-sama dikendaliin sama nafsu. Kebanyakan menganggap kalo pacaran nggak have a seks nggak keren, nggak hebat, dan nggak gaul. Hello, emangnya kalo seks hebat, keren, gaul gitu? trus klo kena penyakit kelaminn hebat juga gitu? mikir pake apa sih, pake dengkul?

Dan , kebanyakan korban dari itu ya perempuan. Rata-rata alasan meraka cuma 1, "aku sayang banget sama dia, aku nggak mau dia ninggalin aku, makanya aku kasih dia semuanya", dan kalo omongan yang cowok " Kalo kamu sayang sama aku, kenapa nggak mau? takut? takut apa? takut hamil? yah nggak bakalan lah sayang, atau kamu memang nggak sayang sama aku, makanya kamu nggak mau?"

Heiii.....emang yang ada di pikiran cowok itu apa? Emangnya cinta harus have a seks gitu? Kamu pacaran ngendaliin nafsu apa nafsu yang ngendaliin kamu?

Emang nggak semuanya gara-gara laki-laki, soalnya temen cowokku juga ada yang have a seks karna ceweknya yang mau, tapi kalau di bandingin antara yang mau dan nggak mau, rata-rata ya jawabannya kebanyakan karena sayang dan takut di tinggal.

Yah, kalo cuma grepe-grepe yah masih lumayan bisa jaga dirilah, nah kalo yang udah ML? Nggak takut hamil tuh? atau nggak takut kena penyakit? udah pake pengaman ? Emang yakin gitu kalo udah pake pengaman nggak bakalan hamil, atau ketularan penyakit?

Dan kebanyakan lagi, cowok bakalan bilang " percaya sama aku, kamu nggak bakalan hamil, dan kalupun kamu hamil, kamu nggak usah khawatir aku bakalan nikahin kamu"

Aduh tuh mulut, manis amat janjinya. Yakin bakalan tanggung jawab paling juga ntar malah ngomong gini " Hah ?!!!! kamu hamil? dan itu anak aku? sumpah aku kaget, aku nggak tau mesti ngomong apa aku belum siap buat nikah, apalagi buat jadi ayah"

Nah, kemana tuh kata-kata manis yang dulu? Nyangkut di pohon kelapa?
Coba aja kamu ngomong gini " kamu hamil? serius? Aku bakalan tanggung jawab kita bilang ke keluarga kita ya, terus kita nikah "
Nah, kalo gini kan masih lumayan, asal nggak kabur aja habis ngmong gitu.

Cinta dan nafsu itu bisa di kendalikan kalo kita tegas sama diri sendiri.

Buat para ladies, kalo memang pacar kamu sayang dan serius sama kamu, dia bakal jaga kehormatan kamu, karna buat dia kehormatanmu itu adalaha kehormatan juga untukknya. Dia bakal tunggu semuanya sampai waktunya datang. Dia akan menghargai kamu. Dipikirin dululah, jangan ampe nyesel di belakang.

Buat para cowok, yang aku tau kalian mencari wanita seksi dan cantik untuk dijadikan pacar, tapi kalian mencari wanita baik-baik untuk dijadikan istri. Kenapa harus kayak gitu? Hargai dan jagalah setiap perempuan di sekeliling kalian, karna kelak kalian akan memiliki putri.


Selasa, 10 Januari 2012

cinta dengan sederhana



Cinta dengan sederhana. Saat mencintai tanpa alasan, dan tanpa syarat. Saat dimana kau mulai menerima semua kekurangan pasanganmu, dan begitu juga sebaliknya. Saat kalian berusa menjadikan kekurangan itu sempurna. Saat saling mengisi antara satu dan lainnya, memahami, mengerti dan menghargai.

Mungkin itu yang ingin aku saat ini.
Mencintai dan di cintai tanpa alasan dan syarat. Belajar untuk saling memahami, menghargai, dan mengerti. Saat di mana cinta akan menunjukkanmu ke arah kebaikan, membimbingmu menjadi lebih baik, mengajarkanmu menghargai masa lalu, saat di mana kau akan menjadi seorang ma'mum yang di lengkapi oleh seorang imam. 

Aku ingin di cintai dengan sederhana, dengan caramu sendiri, karna saat kau melebih-lebihkan cintamu aku tidak akan pernah untuk tertarik padamu.

Saat dimana kau berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, saat kau berusaha untuk menjadi lebih dekat dengan Tuhan-mu yang sangat akan membuatku iri, mengapa bukan aku yang kau dekatkan dengan Tuhan-mu? mengapa kau malah mendekatkan dirimu sendiri? .
Dan ternyata, kau hanya membuatku iri, agar aku mengikutimu untuk mendekatkanku dengan Tuhan.
Karna kau adalah pembimbing, bukan pemberi perintah.

Saat kau akan menasehatiku dengan lembut, karna kau tau bagaimana cara memeperlakukan perempuan dari Tuhanmu saat "perempuan"mu melakukan kesalahan.

Saat kau akan memanjakanku, dengan caramu, bukan cara orang lain.
Saat kau menghargai, memahami, dan mengerti , untuk membimbingku
Saat kau akan mejadikanku Ibu dari anak-anakmu, dan sahabat selain Tuhan-mu sampai ajal menjemputmu.

Pelajaran

kayaknya cerita tentang cowok yang ngehamilin pacarnya terus nggak mau tanggung jawab ada banyak banget, ujung-ujungya ya , cuma 1 ABORSI. Aneh ya, kenapa ML kalo nggak mau pacar hamil? Kenapa nggak pake pengaman waktu ML? Kenapa juga di keluarin di dalem? . Nggak ada yang salah sih, kalo udah kejadian, toh kebanyakan yang terjadi suka sama suka, yang kejadian gara-gara di perkosa, dikerjain presentasi sangat amat kecil di banding yang ngelakuin suka sama suka. Lagian, yang ngelakuin juga pasti udah pada tau kalo akibatnya ya hamil, kenapa nggak di jaga sih? dan kalo kejadian kenapa malah di gugurin? salah apa tuh makhluk yang tiba-tiba muncul dalam rahim cewek lu, sampe-sampe harus di singkirkan. Emang nggak kasian? gitu-gitu juga kan darah daging lu?kalo lu gugurin , tandanya lu udah ngebunuh anak lu?terus emang lu nggak kasian gitu ngeliatt cewek lu kesakitan waktu ngegugurin janinnya? kalo cewek lu selamat, kalo cewek lu nggak selamat? mau apa lu?
DOSA? Yakin lu masih mikirin dosa? itu urusan lu sama Tuhan, tapi gimana urusan lu sama orang sekitar lu?
Nggak usah jauh-jauh deh, gue pernah kenal sama cewe anggap aja namanya "X"nah, si X ini punya cowok namanya "Y", mereka udah pacaran lumayan lama, yah hampir setahunan giitu deh, yah namanya pacaran ya begitullaahh. Mereka kebawa suasana sampe akhirnya terjadilah. Awalnya sih sama-sama nyesel, tapi ya tetep aja kejadian lagi dan akhirnya X hamil, dan yah mereka sepakat buat gugurin janin yang ada di badan X, dan sekarang mereka malah udah putus. Yang gue tau X dan Y sama-sama nyesel banget sama semua kejadian itu. 

Sebagai cewek ya gue nggak tau mesti ngapain, yang sempet gue pikir waktu itu Y itu sampah, kenapa nggak nikahin aja si X, bukannya mereka ngelakuin suka sama suka?. Dan, yang ternyata gue baru tau sekarang gue belum tentu bisa lebih baik dari mereka.

 Dan sekarang gue ngedenger lagi cerita kayak  gitu cuma orangnya beda si cowok malah nyuruh pacarnya buat ngegugurin, tapi si cewek nggak mau. Karna terus-terusan di paksa, ya di gugurin juga tuh janin, tapi sambil nagis tu cewek, yah bisa di bilang ,sekarang nyaris stress lah tu cewek.
 
Kasian kan.....

Mau nyalahin mereka yang ngelakuin ? emang sebaik apa lu sampe nge-judge orang kyak gitu?
Ngrasa suci?yakin lu nggak bakal ngalamin hal kayak gitu?
Gue nakal, frontal, seenaknya, tapi satu hal yang gue pelajarin belajar buat nerima kesalah orang lain itu sulit, tapi lebih sulit lagi waktu lu belajar nerima kenyataan buat semua hal yang lu lakuin.
Cerita orang lain cukup jadi pelajaran, kalo lu mau marah yah silahkan, nggak ada yang larang, tapi bayanngin kalo lu ada di pihak mereka? cuma 2 kemungkinan yang bakal terjadi, lu jadi lebih baik dari mereka atau lu malah lebih buruk dari mereka.
Bukan ngedukung, tapi setidaknya itu pelajaran.






Senin, 09 Januari 2012

Harapan seorang Jomblo

Sekarang aku jomblo, lebih tepatnya sih single atau memilih untuk sendiri. Udah 6 bulanan kali aku jomblo. Prestasi banget tuh buat anak model kayak aku. Dulu kalo mau pacaran asal udah ngerasa suka atau nyaman trus si cowok nembak, ya udah jadian aja. Sekarang.....ya ampu buat suka sama cowok aja susah banget. Bukan tandanya aku udah nggak doyan cowok ya, aku masih masih doyan, cuma sekarang aku nyari yang "laki" bukan cuma sekedar cowok. Yah, maaf banget deh buat temen-temenku yang udah pada baik banget nyariin aku pacar (walaupun aku juga sih yang minta), aku nggak mau bukan karena fisik, atau materi aku cuma nggak ngrasa nyaman sama mereka. Yah, kalu menurut kalian cowok-cowok yang kalian jodohin ke aku itu baik, ya menurutku mereka juga baik. Cuma aku nggak suka loh kalo belum jadi apa-apa udah harus ngasih kabar, udah mulai nuntut, suka gombal nggak jelas. Aku tuh, mau yang apa adanya, bukan ada apanya, baik dari dia maupun dari aku. Aku udah bosan sama cowok yang cuma baik di depannya aja, nggak taunya cuma bisa ngomong doank. Aku juga nggak sempurna selama aku tau yang namanya pacaran aku juga sering nyakitin cowok dan aku juga udah sering di sakitin, cuma nggak tau aja lebih sering nyakitin atau di sakitin. Aku memang masih labil, tapi aku juga lagi belajar buat menjadi dewasa. Yah, kalau kamu mikir aku terlalu cerewet atau pemilih, yah silahkan ralat. Selama pacaran aku nggak pernah milih-milih atau nuntut pacarku buat ini itu. Aku selalu ngebebasin pacarku selama dia tau batasan bebas itu sendiri, milih-milih aku pernah pacaran sama pengangguran, punya cowok yang sama sepupuku di ejek-ejek melulu sampe aku harus berantem cuma buat bela dia, sama cowok perhitungan, cuek, pembohong, tukang morotin, semuanya udah pernah ku rasain. Aku cuma mau rasa nyaman, bukan uang, tampang, atau sok kedewasaan. Yang aku mau orang yang bisa support aku, sayang, nggak lebay, bukan tukang gombal pinggir jalan,yang nggak pelit, yang nggak perhitungan, nggak sok dewasa, bukan pengatur yang aku mau tapi seorang pembimbing, yang jujur, nggak cuma ngmong doank, lebih banyak bukti daripada NATO .
Ya aku sadar aku nggak sempurna, nggak cantik, nggak pinter biasa aja malah, malahan bisa di bilang kelewatan cewek kayak aku aja pemilih banget sampe di jodohin situ-sini banyak banget yang di liat kurangnya orang lain, "helllooooo, no body perfect. Lah, ngapain aku jadian kalo belum apa-apa cowoknya udah gitu? masa iya aku ngulangin kesalahan yang dulu lagi? kapan aku bisa berubah coba?
Aku memilih karena aku mau serius, bukan main-main. Aku juga memilih yang terbaik buatku,yang menurutnya aku juga terbaik untuknya, bukan cuma berat di satu pihak. Aku cuma mau jalanin hubungan yang tulus, apa adanya.

Selasa, 03 Januari 2012

Miris

Miris deh liat anak kecil zaman sekarang. Sekarang semuanya udah pada canggih, mainan tinggal pencet-pencet doank, yang di pegang BB, iPhone, PSP. Kalo denger lagu, lagunya cinta-cintaan kalo nggak lagu yang kebanyakan unsur negativnya. Zaman dulu, gue cuma main di tanah, sambil narik-narik mobil mainan pake tali. Kalo nggak ngebolang situ-sini. Nah, anak sekarang mainannya PSP, BB, HP, PS3 . Dulu yang gue denger lagu paling abang tukang bakso sama obok-obok. Nah, anak sekarang yang di denger ******, nggak ada yang salah memang, cuma kasian banget anak-anak sekarang jadi dewasa sebelum ngerti apa arti dewasa iru sendiri. Yang paling bikin gue miris anak sekarang udah pada ngerti pacaran, dari yang TK sampe SMP udah pada ngerti apaan tu pacaran, ya mending kalo pacarannya cuma malu-maluan doank mah, kalo pacarannya udah mulai seks yah gawat. Setiap anak itu pasti akan menjadi dewasa, tapi dewasa itu ada waktunya. 
Nggak usah jauh-jauh gue ngambil contoh, nah adek gue sendiri aja udah ngerti pacaran, itu masih mending soalnya dia udah SMP, nah adek gue yg umur 2 tahun malah doyan nyanyiin lagu hamil 3 bulan, gara-gara sering ngedenger dari tetangga sebelah rumah. Ya ampun, ngerti hamil juga kagak, ngomong masih a i u e o, udah nyanyiin lagu begitu. Giliran di tegur eh dianya malah nyanyi makin nyaring. Kalo udah gini yakin deh pasti pada bingung mau ngapain. Kalo cuma buat lucu-lucuan y emang lucu kalo denger anak kecil nyanyi lagu gitu, tapi memang ada yang tau efek kedepannya gimana buat dia? nggak ada yang tau.